Punthuk Setumbu, Selalu Memberi Kesan Tersendiri Bagi Wisatawan

April 13th, 2017 | by Sulis Tri
Punthuk Setumbu, Selalu Memberi Kesan Tersendiri Bagi Wisatawan
Activities
0

Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang pagi-pagi kesini.

Sebenarnya, apa yang para wisatawan cari?

Ya, sudah pasti menikmati sunrise di Punthuk Setumbu, spot sunrise yang berlokasi di Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Jaraknya kurang dari 4 kilometer dari Candi Borobudur. Perlu teman-teman ketahui, Punthuk Setumbu adalah yang destinasi spot sunrise yang pertama kali diresmikan, tepatnya pada tahun 2006 dan punthuk yang mempunyai ketinggian 400 mdpl ini masih menjadi destinasi wisata yang populer bagi wisatawan lokal maupun mancangara dan masih bertahan meski sudah ada begitu banyak tempat-tempat wisata yang menawarkan pesona sunrise yang serupa.

Puthuk Setumbu

Seperti yang baru beberapa tahun terakhir ini ada Sukmojoyo Hill, Bukit Barede, Punthuk Mongkrong dan lain-lain. Punthuk Setumbu masih menjadi salah satu tempat terbaik menyaksikan kemegahan Candi Borobudur pada pagi hari, sekaligus menunggu terbitnya matahari dari balik Gunung Merapi dan Merbabu.

Sedikit tips buat kalian agar tidak ketinggalan menikmati sunrise, anda sebaiknya sudah berada di tempat ini pukul 04.30. Tentu saja, lebih pagi dari itu lebih baik. Karena anda bisa memilih tempat yang nyaman, termasuk bersiap mengabadikan merekahnya pagi bersama dinginnya udara yang menembus kulit. Selain itu menikmati sunrise pada musim kemarau lebih baik di mana hujan tidak lagi datang dan terbitnya matahari tidak akan tertutup kabut.

Punthuk Setumbu

Jangan takut tersesat untuk sampai ke tempat ini karena ada penunjuk jalannya dan tempatnya sangat strategis. Begitu melewati depan Hotel Manohara, terus berbelok ke kanan masuk jalan tengah desa. Terus saja hingga mencapai Dusun Kurahan. Di situ ada penunjuk jalan menuju Punthuk Setumbu. Setelah sampai di parkiran anda bisa langsung menuju loket untuk membeli tiket yang harganya cukup terjangkau yakni Rp 15. 000,- untuk wisatawan lokal dan Rp 30. 000,- untuk wisatawan mancanegara.

Jalan yang akan dilalui untuk sampai ke punthuk ini sudah cukup bagus namun tetap menjadi tantangan bagi teman-teman yang jarang berolahraga, karena harus melewati diantara kebun serta ladang milik warga sekitar, yang meskipun hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 – 15 menit untuk sampai ke puncak.

Di sepanjang jalan menuju puncak ada beberapa warung atau toko yang menjual minuman, makanan ringan sampai souvenir khas Borobudur. Jadi, teman-teman tidak perlu khawatir kalau nanti lupa membawa persediaan atau kekurangan persediaan bekal.

Punthuk Setumbu

Selain itu teman-teman tidak usah takut melewati jalan di antara kebun dan ladang di tengah pagi yang gelap, dingin, dan basah. Karena ada sekitar 50 pemandu setiap paginya yang berjaga dan menyebar di jalan dan di puncak bukit, sehingga pengunjung akan merasa nyaman. Dan Biasanya para pemandu yang berada disana akan memberikan penjelasan tentang Punthuk Setumbu, menawarkan tour tambahan seperti ke Gereja Ayam dimana kepala dari bangunan tersebut kelihatan dari atas Punthuk Setumbu, dan mereka akan siap membantu apa saja yang perlu disiapkan oleh pengunjung.

Punthuk Setumbu

Selain spot untuk melihat sunrise dari balik gunung, sekarang juga terdapat spot selfie dengan latar perbukitan Menoreh dan di sana juga disediakan papan seperti gardu pandang yang tidak begitu tinggi tapi cukup menjadi perhatian membuat banyak pengunjung rela mengantri untuk berfoto di papan tersebut, karena latar keindahan alam perbukitan menoreh yang di selimuti kabut begitu menarik dan memanjakan mata untuk memandang.

Punthuk Setumbu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *