Limbah Bambu Disulap Menjadi Kerajinan Cantik Khas Borobudur

March 15th, 2017 | by Sulis Tri
Limbah Bambu Disulap Menjadi Kerajinan Cantik Khas Borobudur
Activities
0

Perlu teman-teman ketahui, ada begitu banyak pengrajin di sekitar Borobudur, seperti pengrajin gerabah, pahat patung, pahat kayu, pengrajin bambu dan masih banyak yang lain. Yang mana kerajinan-kerajinan itu biasanya dipasokkan ke pedagang di candi Borobudur. Begitu banyak orang yang datang ke Borobudur tentunya akan tertarik dan membeli cinderamata khas Borobudur sebagai oleh-oleh.

Tepatnya Di Dusun Cakran, Desa Kebonsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini, ada salah satu pengrajin bambu. Namanya Bapak Kisnadi, beliau mengolah limbah bambu, yaitu bambu Carangan, beliau menyulap bambu Carangan menjadi berbagai kerajinan. Bermula dari inisiatif ayahnya, kini Bapak Kisnadi mengembangkan usaha kerajinan bambu ini dengan nama rumah produksi Ampel Jaya. Ditempat ini dibuat berbagai macam kerajinan yang digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Berawal dari melihat begitu banyaknya bambu yang berserakan di kampungnya yang biasanya hanya digunakan untuk bahan bakar, maka dari itu bambu-bambu Carangan dimanfaatkan oleh Bapak Kisnadi menjadi barang yang cantik dan mempunyai nilai jual.

Bambu-bambu Carangan yang telah dikumpulkan dipotong-potong lalu direbus dan dijemur baru diolah seperti dipotong kecil-kecil, dicat, digerenda dan proses yang lain sesuai kebutuhan. Bambu-bambu tersebut diolah sedemikian rupa menjadi berbagai kerajinan, seperti ballpoint, kemoceng, kerai, gelang, sarung gelas dan lain-lain.

Untuk membuat kerajinan ini Bapak Kisnadi dibantu oleh tetangga dan warga sekitar, karena begitu banyaknya pesanan. Untuk pemasaran kerajinan hasil buatannya, Bapak Kisnadi biasanya memasarkan di sekitar Borobudur, Magelang dan Yogyakarta bahkan pemasarannya juga telah sampai ke luar Jawa dan Luar Negeri.

Selain Bapak Kisnadi ada juga pengrajin bambu di sebelah kampungnya, tepatnya di Dusun Dalangan, Desa Kebonsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dengan nama rumah produksi Ampel Antique, yang dikelola oleh Bapak Anang.

“Kerajinan ini berdiri sekitar tahun 90-an dan sudah turun temurun sampai sekarang”, kata Bapak Anang. Bambu yang digunakan disini adalah bambu Ampel atau orang sering menyebutnya pring Ampel. Pemilihan bambu Ampel ini karena bambu ini memiliki motif alami yang khas serta dari sisi ketahan bahan sangat berkualitas dan tidak mudah patah.

Dengan bambu Ampel ini Bapak Anang membuat berbagai kerajinan seperti ballpoint Pinocchio, gelang, kalung, gantungan kunci, bros dan lain-lain. Yang telah dipasarkan ke kebeberapa kota seperti Magelang, Yogyakarta, Semarang dan keluar Jawa bahkan sampai ke Mancanegara.

Sebagai informasi tambahan, artikel ini juga dikemas dalam bentuk video dan teman-teman bisa mengunjunginya di channel youtube Go Borobudur.

Selamat menyaksikan!

Comments are closed.