6 Fakta Menarik Tentang Gereja Ayam di Magelang

June 21st, 2016 | by Ida
6 Fakta Menarik Tentang Gereja Ayam di Magelang
Nature & Adventure
0

Gereja Ayam di Magelang mendadak tenar karna dijadikan salah satu tempat melepas rindu Cinta dan Rangga dalam film AADC 2. Mereka yang awalnya tidak tahu tempat ini tiba-tiba menjadi tahu dan tentu terbersit keingingian untuk berkunjung. Sebenarnya, apa sih istimewanya tempat ini?

Gereja Ayam sebenarnya merupakan sebuah bangunan yang tak pernah tuntas dibangun. Saat ini pun, bangunan ini terlihat sama sekali tak terawat dan dipenuhi dengan coretan-coretan vandal. Jika ada yang menarik dari tempat ini barangkali adalah bentuknya yang unik yang oleh sebagian orang disebut mirip ayam. Itulah kenapa tempat ini kemudian disebut Gereja Ayam.

Hal menarik lain dari tempat ini adalah pemandangan alam yang ada di sekitarnya. Lokasi tempat ini memang berada di sebuah bukit yang dikenal nama Bukit Rhema. Dan, sebagaimana kita tahu, dari tempat ini kita bisa menyaksikan pemandangan Candi Borobudur dari sudut yang berbeda. Maka jadilah, tempat ini mendadak ramai dikunjungi para wisatawan yang kebetulan sedang liburan di Magelang atau Jogja.

Sebelum mengunjungi Geraja Ayam, ada baiknya untuk mengetahui beberapa fakta menarik tentang bangunan unik tersebut.

 

1. Tidak pernah selesai dibangun

Bangunan ini dibangun pada tahun 1990 oleh seorang lelaki bernama Daniel Alamsjah. Pada tahun tersebut, ia membeli tanah seluas 3000 meter persegi. Waktu itu, ia harus mengeluarkan uang sebesar 2 juta rupiah untuk membeli tanah tersebut. Pembayaran dilakukan dengan cara dicicil. Singkatnya, setelah tanah dibeli, dimulailah pembangunan Gereja Ayam. Namun, pembangunan Gereja Ayam tak pernah benar-benar selesai karna terbatas biaya serta adanya pertentangan dari beberapa warga sekitar. Sejak tahun 1990, tempat menjadi terbengkalai dan tak terurus sama sekali.

 

2. Ternyata itu bukan gereja

Daniel Alamsjah, si pembuat Gereja Ayam memang seorang pemeluk Kristen. Namun, bangunan ini ternyata bukanlah sebuah gereja. Bangunan ini ia buat untuk digunakan tempat ibadah oleh siapa saja dan agama apa saja. Pada kenyataanya, tempat ini memang sempat dijadikan tempat ibadah beberapa agama seperti Buddha, Islam, dan Kristen. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, bangunan ini juga pernah digunakan tempat rehabilitasi untuk anak-anak cacat, pecandu narkoba, dan orang gila.

 

3. Bukan ayam, tapi merpati

Daniel Alamsjah juga meluruskan bahwa bangunan yang ia buat bukanlah berbentuk ayam seperti yang dikatakan orang-orang, melainkan berbentuk burung merpati. Ide pembangunan tempat ini berawal ketika Daniel mendapat pesan dari Tuhan untuk membangun sebuah rumah ibadah berbentuk burung merpati. Karna Daniel merupakan seorang Kristen, banyak yang kemudian mengira bahwa tempat ini akan dijadikan gereja. Padahal bukan

 

4. Dekat dengan Punthuk Setumbu

Salah satu sebab yang menjadikan banyak orang berkunjung ke tempat ini mungkin adalah karna lokasinya yang sangat dengan Punthuk Setumbu. Punthuk Setumbu sendiri merupakan sebuah tempat yang dikenal sebagai lokasi untuk menikmati keidahan sunrise di Magelang, khususnya Borobudur. Tempat ini juga sering disebut dengan Borobudur Nirvana Sunrise dan cukup terkenal di kalangan wisatawan asing.

 

5. Punya banyak nama

Mungkin kamu mengira bahwa Gereja Ayam hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal saja. Hmmm, kamu salah. Tempat ini ternyata juga cukup terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Turis asing yang sedang berlibur ke Borobudur biasanya juga mengunjungi Punthuk Setumbu untuk menikmati keindahan sunrise. Nah, karna bangunan Gereja Ayam ini bisa dilihat dengan jelas dari Punthu Setumbu, mungkin mereka jadi penasaran untuk mengunjunginya.

Kemudian muncullah banyak nama untuk Gereja Ayam. Nama-nama tersebut berasal dari wisatawan yang mengunjungi tempat ini. Beberapa nama Gereja Ayam antara lain Gereja Chicken, Gereja Bird, Gereja Dove dan Pigeon Hill.

6. Merupakan tempat yang asik untuk foto-foto

Sebelum “dipromosikan” oleh AADC 2, Gereja Ayam sebenarnya sudah lebih dulu dikenal oleh penggemar traveling melalui sosial media. Adalah Instagram sosial media yang banyak digunakan untuk mengunggah foto-foto Gereja Ayam. Bentuk bangunannya yang unik menjadikan Gereja Ayam banyak dikunjungi wisatawan untuk sekedar foto-foto narsis. Tempat ini bahkan juga cukup sering dikunjungi oleh pasangan muda untuk melakukan foto pre-wedding.

Comments are closed.