Pers Release BOROBUDUR TODAY “Art and Emotion”

December 24th, 2015 | by Ida
Pers Release BOROBUDUR TODAY “Art and Emotion”
Art
0

FullSizeRender (8)

Seni Adalah Totalitas dan Emosi

Perkembangan pariwisata, seni dan budaya di Borobudur dalam 5 tahun terakhir ini tumbuh begitu pesat. Tingkat kunjungan wisatawan ke Borobudur semakin banyak, mereka mulai mengapresiasi tentang seni dan budaya. Borobudur menjadi salah satu bukti kehebatan seniman pada tingkat kecerdasan manusia yang pernah dibuat di Indonesia. Bercermin dan mengacu dari hal tersebut, kali ini BOROBUDUR TODAY adalah rangkaian acara yang ke dua yang digelar untuk memberikan kesempatan kepada seniman mengekspresikan karya yang mereka ciptakan.

Dalam rangkaian acara kali ini, mengusung tema “Art and Emotion” (Seni dan Emosi), mengandung arti bahwa emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Dalam hal ini seni itu harus dilakukan dengan penuh totalitas di dalam berkarya. Ketika seseorang sudah terjun ke dunia seni, secara natural emosinya akan muncul. Dengan emosi positif yang kuat, maka akan menghasilkan pula karya-karya yang baik. BOROBUDUR TODAY adalah salah satu bentuk kreativitas dari para pelaku seni yang ada di Borobudur, sekaligus melestarikan seni budaya yang ada di Borobudur dan sekitarnya sehingga senantiasa bisa tetap berkembang dan lestari. BOROBUDUR TODAY merupakan bentuk ungkapan rasa syukur dan tanggung jawab kami para pelaku seni, untuk mempersembahkan karya-karya terbaik sebagai pendukung pariwisata Borobudur. (Umar Chusaeni)

Itulah bingkai kuratorial dalam event yang kedua BOROBUDUR TODAY yang mengambil tema “Art and Emotion” kali ini. Beragam aktivitas seni membaur dalam Borobudur Today, diantaranya pameran lukisan, patung dan instalasi serta pertunjukan kesenian tradisional yang diikuti oleh seniman-seniman nasional dan internasional. Borobudur Today yang sudah menglobal ini menjadi semacam kebutuhan bahwa Borobudur sebagai tempat untuk menunjukkan karya-karya seniman nasional dan international.

Parade Budaya juga turut memeriahkan dalam event Borobudur Today, yang menampilkan kesenian-kesenian tradisional dengan kreativitas seni tinggi yang ada di Kabupaten Magelang khususnya Borobudur. Ujar Tantto Tri Hartanto, Ketua Panitia Borobudur Today “Art and Emotion”.

“Seniman-seniman di Borobudur dan sekitarnya membuat sesuatu yang menarik untuk dilihat di karnaval budaya, diantaranya: parade Gong, Forum Kilometer Nol, group kesenian tradisional seperti Kuda Lumping Sekardiyu dari Tingal Wetan, Campur Panji Paningal dari Tingal Kulon, Topeng Saujana dari Sanggar Saujana, dan beberapa kesenian tradisional lainnya. Adapun kegiatan demo melukis sepanjang 100 meter yang diikuti oleh 50an peserta dari Oplosan Artist Community Yogyakarta menjadi suatu hal yang menarik untuk diapresiasi, juga beberapa aktivitas seni yang menjadi hiburan pelengkap kunjungan wisatawan ke Borobudur dengan menyaksikan parade budaya ini”, ungkap Umar Chusaeni.

Umar juga menambahkan bahwa akan ada sajian musik, puisi, dll yang menjadi satu rangkaian kegiatan dalam Borobudur Today ini yang dibuka resmi oleh Remy Rylado (seorang Budayawan). “Kami juga menyelenggarakan lomba fotografi. Kami menangkap peluang dari pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Dengan adanya teknologi digital, mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para fotografer muda, baik yang amatir maupun profesional untuk terlibat dalam Borobudur Today ini, menghasilkan karya-karya fotografi yang bagus dan mempunyai nilai seni tinggi”, kata Umar Chusaeni.

Borobudur Today menjadi sebuah pembelajaran, menyediakan media bagi fotografer-fotografer untuk mengabadikan peristiwa budaya di Borobudur. Lomba fotografi ini juga didukung sepenuhnya oleh para fotografer muda di Borobudur yang tergabung dalam komunitas Borobudur Photographer Indonesia, yang diketuai oleh Widjata Hanes ‘Wiwik’. Sedangkan team juri lomba fotografi tersebut adalah, Ingo Piepers, Triyudo Purwoko, Yasumi Ishii, Roy Anditiya Kosworo, dan Heri Wijayanto.

Borobudur Today yang kedua kali ini disertai dengan launching website Go Borobudur oleh Ingo Piepers, seorang pecinta seni dan pemerhati Borobudur. Dalam website tersebut memuat berbagai informasi tentang dunia kepariwisataan, baik tempat-tempat wisata, peristiwa seni dan budaya hingga kuliner dan tempat-tempat penginapan untuk wisatawan yang sangat menarik sehingga diharapkan wisatawan dapat mudah mengakses segala informasi-informasi yang dibutuhkan. Umar Chusaeni berharap, ini bukan penyelenggaraan yang terakhir. Dengan berbekal semangat kebersamaan, Umar Chusaeni yakin bahwa Borobudur Today yang akan datang menjadi sebuah event tahunan yang senantiasa dinantikan oleh para pelaku seni, baik seniman tradisional dan modern, nasional dan international, untuk bisa bersama-sama memberikan warna baru, menampilkan karya-karya terbaru dari seniman-seniman yang berkarya untuk masa depan seni dan budaya Indonesia.

Peserta pameran BOROBUDUR TODAY “Art and Emotion”

  1. Agustioko
  2. Ajie Dharma
  3. Amin Attila
  4. Atex Deru
  5. Awi Ibanezta
  6. Bambang Pramudiyanto
  7. Budi Eka Putra
  8. Budi Karya
  9. Budiarso
  10. Citra Dwi Kurniawan
  11. Didi Kasi
  12. Easting Medi
  13. Edi Priyanto
  14. Eva Bubla
  15. Godek Mintorogo
  16. I Made Arya Palguna
  17. Irawan Banuaji
  18. Joko ‘Gundul’ Sulistiono
  19. Joseph Wiyono
  20. Klowor Waldiyono
  21. Made Toris Mahendra
  22. Munir TPR
  23. Nadia Diandra
  24. Nur Rochim
  25. Oetje Lamno
  26. Rahadian Adhi Putra
  27. Soemarmo
  28. Sri Pramono
  29. Sujono Keron
  30. Tantto
  31. Totok Buchori
  32. Tri Suharyanto
  33. Umar Chusaeni
  34. Utami Atasia Ishii
  35. VJ
  36. Wawan Geni
  37. Yoga Wantoro
  38. Yustinus Kristiyono        

FullSizeRender (13)

Preview pameran BOROBUDUR TODAY "Art and Emotion" 27 Desember 2015

Comments are closed.